Rabu, 19 April 2017

Cara Penetasan Telur Jangkrik Secara Tradisional

Jika anda saat ini sedang bingung untuk mencari usaha sampaingan yang menjanjikan, maka tidak ada salahnya anda mencoba usaha ternak jangkrik. Usaha ini dapat anda jadikan sebagai usaha sampingan karena perawatan jangkrik yang cukup mudah. Selain itu, omset pasar jangkrik juga terbilang cukup cerah. Sehingga anda tidak perlu khawatir tentang pemasarannya. Namun, permintaan pasar akan jangkrik tidak sama di masing - masing daerah. Sehingga sebelum anda memulai usaha budidaya jangkrik ini, ada baiknya anda lakukan survey pasar terlebih dahulu.

Selain Survey pasar jika anda berminat untuk memulai usaha ternak jangkrik, tentunya ada beberapa hal yang harus anda persiapkan. Yakni Bibit Jangkrik, Kandang, serta dana yang nantinya harus anda alokasikan untuk pakan jangkrik. Kali ini saya akan membahas mengenai cara menetaskan telur jangkrik. Ini penting, karena jika anda salah dalam menetaskan jangkrik, bisa jadi telur jangkrik yang anda beli malah jadi busuk dan merugi. Berikut Penjelasannya :

A. Penetasan Telur Jangkrik dengan Metode Konvensional / Tradisional

Penetasan telur jangkrik dengan cara ini dilakukan dengan memanfaatkan kotak penangkaran dan juga tanah atau pasir sebagai media penetasan. Berikut langkah – langkahnya :
Usaha Ternak Jangkrik
Usaha Ternak Jangkrik
  • Pertama siapkan dahulu kotak penangkaran jangkrik dan beri alas plastik pada bagian dasar kotak agar kotak tidak mudah kropos dan rusak.
  • Kedua, siapkan media penetasan berupa tanah atau pasir yang sudah diayak lembut. Masukkan media ini ke dalam kotak tadi sampai merata hingga ketebalannya kurang lebih 1,5 cm.
  • Masukkan dedaunan kering secukupnya ke dalam kotak. Ini bertujuan sebagai tempat jangkrik untuk bersembunyi sekaligus untuk mencari makan.
  • Setelah semua siap, masukkan beberapa jangkrik jantan dan betina dengan perbandingan 1:3 (satu jangkrik jantan berbanding 3 jangkrik betina).
  • Beri makanan alami jangkrik secukupnya saja. Bisa berupa daun – daun muda, umbi – umbian, kacang – kacangan, dan buah – buahan yang lembab. Hal ini dilakukan agar para jangkrik khususnya induk akan selalu sehat, aktif dan banyak memproduksi telur. Dan juga jangan lupa untuk mengambil makanan jangkrik yang tersisa agar tidak membusuk dan mengotori kotak penangkaran.
Usaha Ternak Jangkrik
Usaha Ternak Jangkrik
  • Periksa kotak penangkaran ini secara rutin setiap hari. Perhatikan beberapa induk jangkrik di dalamnya. Jika sudah ada beberapa yang mati, itu artinya sudah ada telur jangkrik yang siap menetas di dalam tanah media penetasan.
  • Setelah sepuluh hari, ambil semua jangkrik yang masih hidup, dan pindahkan ke tempat lain
  • Semprot tanah dengan sedikit air agar tetap lembab. Jangan sampai terlalu banjir karena dapat merusak telur. Sebelum melakukan penyemprotan, bersihkan dulu media tanah dari daun – daun kering yang masih tersisa.
  • Umumnya setelah 13 hari akan terlihat beberapa bayi jangkrik (nimfa). Jika sudah demikian, sebaiknya segera pindahkan semua jangkrik dewasa di dalam kotak penangkaran ke tempat lain. Ini dilakukan dengan tujuan agar induk jangkrik tidak memakan anak – anaknya karena jangkrik memiliki sifat kanibal.


B. Penetasan telur jangkrik dengan metode tabur benih


Selain menggunakan metode tradisional, anda juga bisa menetaskan telur jangkrik dengan metode tabur benih. Media penetasannya pun ada dua macam, bisa menggunakan tanah, atau kain.

1. Media Tanah


  1. Siapkan nampan dan isi dengan tanah sampai ketebalan 1,5 cm, dan pastikan tanah tersebut dalam keadaan lembab. Anda bisa menyemprotnya dengan air kabut secukupnya.
  2. Taburkan telur jangkrik di atas tanah secara merata.
  3. Setelah ditabur merata, tutup rapat nampan tersebut.
  4. Jaga kelembaban tanah penetasan dengan menyemprotkan kabut air setiap dua hari sekali.
  5. Setelah 13 hari, akan terlihat anakan jangkrik yang sudah menetas di media penetasan.

2. Media Handuk

Usaha Ternak Jangkrik
Usaha Ternak Jangkrik
  1. Pertama siapkan 2 sampai 3 batu bata dan rendam dalam air selama 60 menit. Kemudian hancurkan dan letakkan ke dalam kotak penetasan.
  2. Ambil kain atau handuk yang memiliki serat halus, dan gelar di atas bubuk batu bata lembab tadi.
  3. Taburkan telur jangkrik di atas media kain secara merata.
  4. Jaga kelembabannya dengan menyemprotkan kabut air lembut pada media setiap 2 hari sekali
  5. Setelah 13 hari telur akan menetas.

Penjual Telur / Bibit Jangkrik Berkualitas :


SMS / WhatsApp : 0856-5664-2692 
BBM : D1C76418

Telur Jangkrik Berkualitas
Telur Jangkrik Berkualitas

Telur Jangkrik Berkualitas
Telur Jangkrik Berkualitas
Telur Jangkrik Berkualitas
Telur Jangkrik Berkualitas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Penetasan Telur Jangkrik Secara Tradisional

Jika anda saat ini sedang bingung untuk mencari usaha sampaingan yang menjanjikan, maka tidak ada salahnya anda mencoba usaha ternak jangkri...